DARI ISTRIMU
Mengapa kau terus saja tertawa
Dalam sedih yang ada
Cintaku…
Kau selalu ada dalam
hatiku
Mengapa sayangku
Kau beri daku mawar berduri
Tahukah kau
Tanganku sudah berdarah
Merah…
Membara…
Jika kau bisa
Balutlah lukaku dengan cintamu
Cintaku…
Engkau membawaku ke
ladang
Gersang…
Berbatu…
Untuk apa?
Cintaku…
Waktu terus saja berlalu
Namun kenapa
Kau masih saja terpaku
Tidakkah kau ingin
Gapaikan sebuah asa untukku?
Cintaku…
Mengapa kau relakan
semua waktu
Melaju…
Tidakkah kau mampu
Berikan aku segenggam
saja mimpiku?
Cintaku…
Jiwaku terus bertanya
Terus berontak
Mengapa…
Kapan kau berikan
Sedikit mimpiku
Sedikit saja…
Hidupku ada di
tanganmu
Kuserahkan dalam cinta
Mengapa tak kau
berikan
Bulan…
Bintang…
Mengapa?
Cintaku…
Apapun yang kau berikan
Itulah pilihanku
Jangan kuatir
Tentang semuanya
Berharap saja
Semua kan ada akhirnya